Interior Museum
Beranda / Koleksi

Jelajahi Koleksi

Kebudayaan Hindu Budha

Kebudayaan Hindu Budha

// Tentang Kategori

Masa Klasik Hindu Budha
Masa Klasik Hindu Budha di Lampung berlangsung antara abad ke-7 M hingga abad ke-16 M. Di Lampung ditemukannya 8 prasasti, 3 sisa candi (Hujung Langit, Jepara, dan Tathagatapura), arca, relief arca, dan benda upacara. Pada masa itu terdapat 2 kerajaan besar yaitu :

1. Kerajaan Kenali (Kendali) atau Kerajaan Sekala Brak
Abad ke-5 M hingga abad ke-10 M. Pada tahun 441, 455, 502, 518, 520, 560, dan 563 M Raja Sapanalanlinda dari Negeri Kendali mengirimkan utusannya ke Negeri Cina.

2. Kerajaan Tulang Bawang
Pada Abad ke-7 M hingga Abad ke-9/10 M, Lampung menjadi wilayah taklukan Kerajaan Sriwijaya.
Kebudayaan Islam

Kebudayaan Islam

// Tentang Kategori

Pengaruh kebudayaan Islam di Lampung sudah dimulai sejak abad ke-11 M. Secara kronologis berasal dari Pagaruyung (1358 M), Palembang (Abad ke - 14 M), Aceh (Abad ke - 15 M), Banten (Abad ke-15/16 M), dan Bugis (1839)

Perkembangan kebudayaan Islam ke Lampung berlangsung dalam 3 (tiga) periode gelombang :

Periode I berlangsung pada abad ke - 14 M. Kedatangan Maulana Umpu Ngegalang Paksi (Maulana Imam Al Hasyir) dari Pagarruyung mengembangkan sistem keratuan Islam (Kepaksian Sekala Brak) dan menaklukan Kerajaan Sekala Brak (Buay Tumi) yang dipimpin oleh Ratu Sekerummong.

Periode II berlangsung pada abad ke-15 hingga abad ke - 16 M. Penyebaran Islam dilakukan melalui kawasan pesisir Barat Lampung (Krui dan Tanggamus), pesisir timur Lampung (labuhan Maringgai), pesisir selatan (Kalianda), Tulangbawang.

Periode III berlangsung pada abad ke - 17 M hingga abad ke 19 M. Pada periode ini tercatat 42 makam tokoh Islam ditemukan di Lampung terutama padakawasan Lampung Selatan dan Tulangbawang.
Kolonial

Kolonial

// Tentang Kategori

Saksi bisu masa penjajahan bangsa Eropa di tanah Lampung. Koleksi ini meliputi benda-benda peninggalan, dokumen sejarah, perlengkapan, dan peralatan yang menceritakan dinamika era kolonialisme.
Lingkungan Alam

Lingkungan Alam

// Tentang Kategori

Eksplorasi kekayaan flora, fauna, serta ragam geologis alam Lampung. Ruang ini didedikasikan untuk merepresentasikan keragaman hayati dan keindahan harmoni antara alam dan kehidupan masyarakat.
Pepadun

Pepadun

// Tentang Kategori

Selami tradisi dan kebesaran adat Pepadun. Koleksi ini menampilkan atribut kebesaran adat, perlengkapan upacara, dan simbol status sosial masyarakat pedalaman Lampung yang sarat akan makna filosofis.
Ragam Keramik

Ragam Keramik

// Tentang Kategori

Kumpulan mahakarya keramik kuno Nusantara maupun mancanegara yang pernah menjadi komoditas perdagangan penting. Menjadi bukti sahih ramainya jalur maritim dan interaksi global masa lalu di perairan Lampung.
Saibatin

Saibatin

// Tentang Kategori

Mempelajari keagungan adat Saibatin yang kental dengan budaya pesisir. Menyajikan peninggalan pusaka kebesaran, mahkota (Siger), dan atribut kebangsawanan dari masyarakat adat pesisir Lampung.
SDA

SDA

// Tentang Kategori

Menyoroti potensi luar biasa kekayaan sumber daya alam Lampung, mulai dari hasil bumi, pertanian, hingga komoditas andalan yang telah menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat sejak masa lampau.
Tenunan

Tenunan

// Tentang Kategori

Umumnya terbuat dari kapas (Gossypium Arboreum dan Gossypium Herbaceum L). Sejarah pertumbuhan kapas diketehui pada abad ke-5 SM, suatu duta dari Jawa dan Sumatera datang ke Tiongkok dan sekitar abad ke-4 SM utusan ini datang ke Nanking membawa kapas dan barang lainnya. Kemudian berkembang penggunaan sutera, benang emas, benang perak, dan aksesoris tenun.
Zaman Prasejarah

Zaman Prasejarah

// Tentang Kategori

Masa dimulai sejak adanya manusia (Phitecanthropus Erectus, 1,7 Juta tahun yang lalu) hingga dikenalnya tulisan (Prasasti Kutai dan Prasasti Tarumanegara, abad ke - 4/5 M).

Masa Prasejarah diawali dari Masa Paleolitik, Masa Mesolitik, Masa Neolitik, dan Masa Perundagian.

Masa Prasejarah dihuni oleh Homo Erectus dan Homo Sapiens. Di Indonesia ditemukan sebanyak 48 Fosil Manusia di Stabat (Medan), Pati Ayam, Sangiran, Solo, Sambung Macan (Jawa Tengah), Perning, Kedungbrubus, Trinil, Ngandong, Wajak, Mojokerto (Jawa Timur), Gilimanuk (Bali), dan Flores (NTT).
Lainnya

Lainnya

// Tentang Kategori

Berbagai ragam koleksi unik dan catatan bersejarah lainnya yang melengkapi kepingan cerita peradaban Lampung, menyajikan artefak-artefak berharga yang memperkaya khazanah museum.

Rencanakan Kunjungan Anda

08:00 WIB → 15:00 WIB