Tentang Museum
Sejarah Museum Ruwa Jurai
Museum Ruwa Jurai telah dirintis sejak tahun 1975 oleh Kepala Kantor Pembinaan Permuseuman Perwakilan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung di Tanjung Karang. Wujud pembangunan fasilitas gedung pameran dan kantor baru dikerjakan pada anggaran 1978 / 1979, didasarkan pada keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 064/P/1987 tanggal 20 Maret 1978.
Peletakan batu pertama pembangunan Museum Lampung dilakukan oleh Kepala Bidang Permuseuman Sejarah dan Kepurbakalaan Kanwil Depdikbud Provinsi Lampung Drs. Supangat pada tanggal 13 Juni 1978, di lokasi Jl. Teuku Umar No. 64 Gedongmeneng.
Pada tanggal 24 September 1988, bersamaan dengan memperingati Hari Aksara Internasional, Museum Negeri Provinsi Lampung diresmikan secara langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Fuad Hassan.
Informasi Kelembagaan
- Meningkatkan sistematisasi perlindungan terhadap koleksi dan Cagar Budaya sesuai dengan kaidah museologi.
- Pengembangan fungsionalisasi dalam bidang pengkajian koleksi, Cagar Budaya, dan pengelolaan museum.
- Peningkatan apresiasi masyarakat dalam pemanfaatan warisan budaya.
- Memberikan pembinaan dalam hal pemberdayaan sumber daya manusia, lembaga, dan pranata kebudayaan.
- Pengumpulan, perawatan, dan penyajian benda yang bernilai budaya dan ilmiah.
- Pelaksanaan urusan perpustakaan dan dokumentasi ilmiah.
- Memperkenalkan dan menyebarluaskan hasil penelitian koleksi.
- Pelaksanaan bimbingan edukatif kultural tentang benda yang bernilai budaya dan ilmiah.
- Pelaksanaan pengelolaan urusan ketatausahaan.
Lokasi Museum Ruwa Jurai
Terletak di jantung ibu kota Provinsi Lampung. Museum Lampung berada di Jalan ZA Pagar Alam No. 64, Gedong Meneng, Rajabasa, Kota Bandar Lampung.